Jakarta, Anda percaya padanya, mengaguminya bahkan bersedia melakukan apapun demi dia. Tidak ada yang salah dengan itu, tapi tahukah Anda bahwa semua wanita berbohong di beberapa situasi tertentu, dan salah satunya mungkin pasangan Anda.
Terkadang wanita berdusta untuk melindungi perasaannya atau perasaan pasangannya. Motifnya tidak bisa ditebak, tapi apapun kasusnya, beberapa kebohongan lebih sering terjadi pada kasus tertentu. Pelajari apa saja kebohongan tersebut, ciri-cirinya dan bagaimana mengatasinya.
Ini dia, lima kebohongan umum yang biasa dilakukan para wanita pada pasangannya, seperti dilansir Askmen, Selasa (21/7/2009).
1. 'Saya Tidak Marah'
Jika wanita mengatakan itu, sudah jelas bahwa ia marah. Jangan pikir Anda dapat mengatasinya dengan mudah. Kebohongan ini adalah jenis yang paling sering digunakan dalam suatu hubungan. Wanita berkata demikian sebagai usaha mempertahankan diri. Sebagai contoh, jika seorang pria lupa hari ulang tahun pacarnya dan meminta maaf setelahnya, wanita umumnya berkata 'saya tidak marah'.
Dengan berkata seperti itu, wanita sebenarnya ingin pria dapat membaca pikirannya, dan belajar bahwa perkataan 'saya tidak marah' sebenarnya berarti 'Saya sedang melemparkan senjata laser tidak terlihat sekarang'.
Tindakan yang paling tepat mengatasi kebohongan ini adalah dengan menghubunginya, mendengarkan perasaannya yang sebenarnya dan mendiskusikan apa yang membuatnya marah.
2. 'Saya Tidak Keberatan Kamu Pergi Dengan Teman-Temanmu'
Jangan senang dulu jika pacar Anda berkata demikian. Kata-kata bijak tersebut memang sangat enak didengar, tapi ternyata semua wanita akan merasa keberatan jika pasangannya pergi bersama teman-temannya.
Kalimat penuh kebohongan itu juga banyak diucapkan wanita untuk membuat mereka merasa dikasihani atau menyedihkan. Wanita merasa sangat khawatir jika pasangannya berkumpul dengan teman-teman prianya karena dianggap dapat berbuat yang macam-macam, termasuk berselingkuh.
Wanita tidak ingin dinomorduakan, itu juga mungkin yang ingin disampaikannya. Sebaiknya bicarakan dan jelaskan apa saja yang biasa dilakukan Anda dan teman-teman Anda pada saat berkumpul. Wanita hanya butuh diberi pengertian, itu saja.
3. 'Saya Tidak Siap Pacaran Saat Ini'
Wanita yang berkata demikian sebenarnya menyimpan kalimat lanjutan dalam hatinya, seperti 'Saya hanya tidak ingin disakiti lagi setelah putus beberapa waktu yang lalu'.
Atau jika ia menolak dengan kalimat 'Saya terlalu sibuk dengan karir untuk menjalani suatu hubungan', sebenarnya ia hanya ingin tahu seberapa besar tekad Anda untuk mendapatkannya. Semuanya tergantung pilihan Anda jika sudah demikian, usahakan atau tinggalkan.
4. 'Saya tidak Keberatan Membayar Kali Ini, Lagipula Kamu Selalu Membayar Sebelumnya'
Jika wanita sudah berkata demikian, percayalah bahwa itu bohong. Meskipun tidak semua wanita melakukan kebohongan ini, tapi kebanyakan mereka masih mengharapkan segala sesuatunya dibayari pria, terutama jika ajakan keluar atau makan itu datang dari si pria. Pria sebaiknya menawarkan pembayaran lebih dulu ketimbang wanita.
Mengatasi hal tersebut, sebaiknya lakukan persiapan dengan matang, termasuk biaya yang dikeluarkan untuk pergi kencan. Anda bisa saja bersikap adil dan mendsikusikan soal bayar mambayar dengan pasangan wanita Anda, tapi untuk tahap awal berkencan sebaiknya jangan mengambil resiko.
5. 'Tadi Itu Sangat Hebat'
Kebohongan ini termasuk kategori kebohongan seksual. Ketika seorang wanita sudah berkomitmen dengan seorang pria, ia akan fokus, percaya dan merasa sangat cocok dengannya. Karena itulah, mereka juga sering mengatakan pada pria apa yang ingin didengar si pria itu.
Seperti dalam berhubungan seksual, wanita akan mengatakan sesuatu yang menurutnya dapat membuat si pria senang dan bangga, seperti 'Sayang, kau sangat hebat tadi'.
Ketika saat bercinta tiba, akan lebih aman jika Anda mendiskusikan segala sesuatunya dengan pasangan. Jangan biarkan ia mmbohongi dirinya sendiri maupun Anda.
Jika Anda sudah mengetahui kebohongan-kebohongan wanita, cepatlah bereaksi sebijak dan seadil mungkin. Sekali wanita tahu bahwa Anda tidak bisa tertipu, maka ia akan lebih jujur dan terus terang lagi nantinya.
Berita Terbaru
Kategori
- Trik tips cinta (35)
- Cinta 10 (9)
- Trik Friendster (5)
- Met berkreatifitas yach.... (2)
- About Moeslim (1)
- Berita Terkini (1)
- Cinta keluarga (1)
- Kenali gaya pikir dan sifat kamu (1)
Friend Links
Monday, July 20, 2009
5 Kebohongan Perempuan Paling Umum
Labels: Trik tips cintaBeginilah Protes Terhadap Pelaku Bom, Kaka Slank Pamer Bokong Di TV.!

Lantaran protes terhadap aksi pengeboman yang terjadi di JW Marriott dan Ritz-Carlton. Kaka Slank pamer bokongnya di Di panggung Anugerah Planet Muzik 2009 yang di gelar di Plennary Hall, Jakarta Convention Center (JCC). Aksi pamer bokong itu dilakukan Kaka saat ia membacakan salah satu nominasi di Anugerah Planet Muzik 2009. Pada saat membacakan nominasi, Kaka yang ditemani Nana, seorang penyanyi asal Singapura ditanyai komentarnya seputar aksi bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton. Namun bukannya memberi pernyataan, Kaka malah membalikkan badan dan Kaka memelorotkan celananya dan
Cinta dan Sejuta Pengampunan
eramuslim - Kita adalah kumpulan waktu yang makin menipis dari hari ke hari. Perjalanan waktu yang kita tempuh pun makin menyusut. Karenanya jatah waktu kita makin sedikit. Inilah yang dinamakan kesempatan hidup dan berbuat. Kelak kita diberi kesempatan untuk menuai hasilnya.
Hidup di dunia–bagi manusia–bagaikan perjalanan. Bagi kita yang sudah menempuh jarak + 20-30 an tahun, tentu banyak menemukan berbagai pengalaman berharga. Namun yang pasti, setiap perjalanan memerlukan sarana. Perjalanan seseorang juga tak mungkin dilakukan tanpa istirahat dan bekal. Kita yang berjalan kaki, dalam menempuh sebuah tujuan pun memerlukan minum dan makan. Mobil yang kita tumpangi juga perlu diisi bahan bakar. Proses ini kita namakan: pembekalan.
Salah satu karunia Allah yang berharga adalah Ramadhan, bulan pembekalan. Bahwa setiap tahun kita diberi kesempatan untuk sejenak bersama diri kita, merenung, berpikir dan melakukan dialog batin. Proses ini juga dinamakan: pembekalan.
Apa yang terjadi dalam menempuh jarak perjalanan yang kita sendiri kurang tahu panjang pendeknya? Kita hanya tahu tujuan akhirnya saja. Bahkan kita pun tak mengetahui, kapan kita sampai di tempat tujuan tersebut. Peristiwa-peristiwa sepanjang perjalanan tersebut menjadi ghaib kecuali yang telah kita lewati. Semua terhijab.
Perjalanan berat ini perlu kesiapan mental yang kuat. Karena bisa jadi kita tersesat di tengah jalan atau melakukan kesalahan yang kadang mengakibatkan kendaraan jadi rusak. Kemana kita mencari perbaikan? Kemana kita mencari bengkel?
Hanya satu: Allah. Karena hanya Dia yang mencipta dan mengetahui secara detail tentang kita. Lalu, bagaimana kita berinteraksi dengan Allah secara efektif. Bukankah Allah membuka pintu rahmah dan maghfirah-Nya setiap saat?
Bulan Ramadhan merupakan peluang emas. Allah mengistimewakan bulan ini. Rahmah-Nya diluaskan, pengampunan-Nya dibentangkan. Barang siapa yang mengejarnya, serius memohon dengan segenap azam. Allah menjanjikan akan memenuhinya. Bukankah Allah yang menyuruh kita untuk berdoa? Bukankah Dia juga yang berjanji mengabulkannya? Bukankah Dia pula yang memberitahu kedekatan itu? Dekat tanpa jarak dan perantara. (QS. 2:186)
Bulan yang pintu perbaikan senantiasa dibuka. Dengan segala kelapangan Allah menerima siapa saja. Bagi pemburu kebaikan Allah mempersilakan. Bagi pelaku dosa Dia bersedia mengulurkan maghfirah-Nya. Lantas, syeitan manakah yang membisikkan keputusasaan itu. Bukankah syeitan pun terbelenggu di bulan ini. Itu hanya bisikan nafsu yang terbiasa dengan buaian hawa dan kelezatan fana. Atau keraguan yang sempat bersemi di hati yang sedang sakit. Bukankah hati seperti ini perlu siraman. Ke mana lagi hendak dicari, jika bukan sekarang; Ramadhan. Hanya satu yang tak diberi kesempatan, mereka yang berputus asa dari rahmat-Nya. Sungguh bodoh orang yang tak mau memanfaatkan ini… Bila Allah telah menyediakan bekal perjalanan sementara kita tak mau mengambilnya. Atau tak mampu karena keterlambatan dan keteledoran yang kita lakukan.
Jangan sampai kita termasuk orang yang disabdakan Nabi Saw. “Merugilah orang yang menjumpai Ramadhan, sedang dosanya belum diampuni”.
Jika kita beristighfar setiap hari seratus kali, selama bulan Ramadhan, akan terkumpul istighfar sebanyak 3000 kali pada bulan ini. Namun bila Allah memberi kesempatan berjumpa dengan lailatul qadar. Koleksi istighfar kita akan mencapai 3.000.000 selain 3000 yang telah kita hitung. Dengan sejumlah istighfar tersebut akankah dapat menebus kesalahan dn kekhilafan yang pernah kita lakukan? Enggan bersyukur. Maksiat mata yang mengkhianati kebesaran-Nya. Dosa lidah yang tajam melukai kelembutan cinta-Nya pada makhluk-Nya. Telinga yang mendengar pergunjingan kemungkaran. Kaki yang melakukan kezhaliman. Tangan yang menghalangi kebaikan. Belum segudang gerutu hati mengomentari keputusan dan takdir-Nya.
Allah tak perlu angka-angka di atas. Itu hanya refleksi keluasan cinta-Nya dalam memotivasi hamba-Nya untuk melawan keputusasaan. Bukankah kelipatan tersebut hanya Dia yang paham? Kita hanya diberitahu perkiraannya saja.
Ya Rahman genggamlah jiwa ini. Karena ia ada pada “jari-jari” kekuasaan-Mu. Tunjukkan kemana hati ini berlabuh, jika tidak ke pangkuan kasih sayang-Mu. Pahamkan jiwa dan hati ini agar tak mendustai kebeningannya. Jangan Kau pekatkan ia karena nafsu dan bisikan. Bisikan apapun, ya Halim. Karena hamba telah berkali-kali jatuh. Jangan bosan Engkau menuntun. Jangan enggan Engkau ulurkan lagi. Entah sampai kapan hamba menyesal, kemudian menyesal dan menyesal lagi. Satu-satunya hal yang tak hamba sesali adalah menjadi makhluk-Mu. Karena Engkau tiada pernah bosan mengasihi dan memberikan cinta. Karena Engkau selalu … ya hamba yakin selalu bersama hamba. Meski hamba telah berkali-kali melukai cinta-Mu dengan maksiat dan dosa.
“Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan sepenuh iman dan keikhlasan, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni” (HR. Bukhari Muslim dari Abu Hurairah ra.)
Wednesday, July 15, 2009
Kenapa Cowok Nggak Bosan Berbohong?
Labels: Trik tips cintaSeorang teman wanita pernah mengatakan bahwa seperti roti dan mentega, pria dan bohong nyaris tak bisa dipisahkan. Betulkah? Anda yang pria pasti tahu kebenarannya, sementara yang wanita -mungkin Anda pernah mengalami sebalnya dipermainkan seorang pria dengan lidahnya yang tak bertulang itu?
Pernah menonton Jim Carey di film Liar, Liar? Gimana menurut Anda, canggih kan kepandaiannya berdusta? Seolah-olah bohong adalah sifat yang sudah mendarah-daging dan mengalir seiring aliran darahnya.
Tentu saja, tak semua laki-laki separah peran Carey di film itu. Tapi, entah mengapa, pria memang doyan kegiatan satu ini. Mereka bukan hanya berdusta pada wanita, tapi pada apa pun yang bisa dibohongi. Semua yang berada di bawah naungan sinar mentari, dari wanita yang pernah diajaknya tidur bersama, sampai pada dirinya sendiri. Sudah begitu, mereka bisa melakukannya tanpa rasa salah.
Memang ada alasan-alasan mengapa seorang pria berbohong. Sebagian, ada kalanya alasan itu diakibatkan wanita yang 'memaksa' pria untuk berdusta. Misalnya, Anda sedang berjalan dengan pacar Anda. Tiba-tiba, seorang wanita cantik lewat di depan Anda berdua. Coba, apa lagi yang paling 'selamat' kalau bukan mengatakan pada pacar Anda bahwa cewek itu kalah cantik dan seksi ketimbang pacar Anda?
Alasan lainnya, yaaah, mulut pria memang seperti senapan mesin yang siap memuntahkan kebohongan apa pun. Namun, alasannya memang berbeda-beda, sesuai dengan situasi dan kondisi. Yang penting, ia akan mengatakan apa saja demi stabilitas suasana, melindungi diri atau egonya sendiri. Soalnya, pria memang agak segan cari ribut. Itulah yang umumnya disebut white lies alias bohong putih.
Pendapat lebih gila ada lagi. Konon, sejak kecil pria memang sudah bisa berbohong. Coba saja lihat bocah kecil yang nakal. Kalau kue atau es krim di kulkas habis, anak lelaki bisa dengan tenang menuduh adik perempuannya yang menghabiskan - atau bahkan menuduh si Mpus atau si Bleki - sementara mulutnya sendiri belepotan cokelat. Namanya juga anak laki!
Berdusta untuk hidup, seperti yang dilakukan si Buyung di atas, ternyata terbawa juga ketika dewasa. Perhatikan profesi yang didominasi kaum pria. Politisi, pekerja pemerintahan, pengacara dan sejenisnya, ahli bedah plastik, psikiater, - 'tipis' sekali kan batas kebenaran dan 'tipuan'-nya?
Tapi, tentu saja tak semua pria berdusta. Cuma, dari pengalaman (banyak orang), pria yang tak berdusta itu sedikit jumlahnya. Biasanya, mereka yang taat pada agama, atau mereka memang tak punya lidah. Cuma, sekali lagi, meskipun suka berbohong, biasanya tipu daya mereka tidak berbahaya. Nggak percaya?


